Rekrut Relawan Bencana, PKS Semarang Gelar Kemah Bakti

Rekrut Relawan Bencana, PKS Semarang Gelar Kemah Bakti

Semarang, semarang.pks.id – Melihat berbagai macam peristiwa alam yang akhir-akhir ini terjadi seperti banjir dan tanah longsor, maka sudah seharusnya saling membantu untuk meringankan beban saudara sangat diperlukan. Dalam rangka merekrut relawan yang siap di terjunkan ke lapangan dan memberikan  pelayanan kepada masyarakat terutama apabila ada bencana, maka bidang Kepanduan dan Olahraga DPD PKS Kota Semarang akan mengadakan Muqayyam Dasar/ Kemah  Bakti  Nusantara  (KBN) se – Kota Semarang.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada akhir Oktober bulan depan yaitu tanggal 29 sampai 30 Oktober 2016. Pemilihan akhir pekan dirasa efektif untuk bisa diikuti oleh semua kader karena hari libur dari aktifitas pekerjaan sehari-hari. Sasaran kegiatan ini pun diperuntukkan untuk seluruh kader terutama anggota pemula atau biasa disebut tamhidi/muayyid.

Pemilihan lokasi pun ditempat yang biasa digunakan untuk kegiatan semacam outbound ini yaitu bumi perkemahan yang terletak di desa Nglimut, kecamatan Gonoharjo, kabupaten Kendal. Selain suasana alam yang mendukung, lokasi kegiatan ini pun sudah terjamin keamanannya dan kebersihannya.

Pelatihan ini sangat dibutuhkan guna untuk bekal ketika menjadi seorang relawan atau volunteer maupun untuk menjaga kebugaran tubuh diri sendiri. Materi yang didapat selama pelatihan ini diantaranya adalah melatih kekuatan fisik dan juga dasar-dasar pertolongan pada bencana. Maka tak heran jika kegiatan ini bisa diikuti baik oleh laki-laki maupun perempuan.

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga, Febru Fauzi, juga menambahkan bahwa  selain kader disiapkan untuk jadi relawan tapi juga untuk melatih fisik kader supaya lebih kuat. “Kita ingin mengajak partisipasi kader yang sudah melalui proses pembinaan untuk mengikuti acara ini agar terlatih ketika nanti di terjunkan sebagai relawan, acara ini juga dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran fisik kader”, pungkas Febru Fauzi. (rth)

Leave a Reply