Santri Ponpes Al-Munawar Pati Jadi Juara Lomba Kitab Kuning PKS Jateng

Santri Ponpes Al-Munawar Pati Jadi Juara Lomba Kitab Kuning PKS Jateng

 

Jauharul In’am, santri Pondok Pesantren Al Munawar Langgenharjo, Juwana, Pati berhasil menjadi juara I dalam lomba kitab kuning II yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah bekerja sama dengan Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Tengah, Minggu (15/10/2017) di Gedung DPW PKS Jateng, Jalan Kelud Utara 46, Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Jauharul berhasil mengalahkan 119 peserta lain dalam kompetisi membaca Kitab Fathul Mu’in karangan Syaikh Zainudin Al-Malibari tersebut. Atas raihan prestasi itu, Jauharul berhak mendapatkan piagam, uang pembinaan, sertifikat, dan berhak maju ke lomba kitab kuning tingkat nasional pada Sabtu (21/10/2017) mendatang.

Sementara, juara II diperoleh santri atas nama Sidik Nur Toha dari PP Roudlotul Mufatihin Purbalingga, juara III diperoleh oleh Ahmad Najib dari PP Al Hikmah, Benda Brebes. Sementara juara harapan I diperoleh Muhammad Riyan. L. Hanif dari PP Fadlul Wahid, juara harapan II diperoleh Zuhdi Efianto dari PP Al Irsyad Tengaran, dan juara harapan III diperoleh oleh santriwati atas nama Nur Aini Putri dari PP Al Huda Wonogiri.

Panitia pengarah Lomba Kitab Kuning, Muhammad Rodhi berharap dengan adanya lomba edisi kedua ini, bisa mendorong semangat belajar santri, dan juga terus melestarikan ajaran wali.

“Kami, fraksi PKS membuka diri Bagi semuanya, termasuk para santri, kita bersama memperjuangkan aspirasi siapapun. Silahkan kalau teman-teman santri bermaksud untuk menyampaikan aspirasi, kita terbuka,” kata Ketua Fraksi PKS Jateng tersebut.

Lomba ini sendiri diikuti oleh 120 peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Jateng, seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Rembang dan Blora.

“Kita berharap bagaimana kitab kuning ini terwarisi para pemuda, semangat para Wali Dalam berdakwah dan menyebarkan Islam ada yang melanjutkan,” kata Ketua Bidang Pembinaan Umat (BPU) DPW PKS Jateng Jamaluddin.

Sementara, Ketua Umum DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi menuturkan bahwa pihaknya berharap pemerintah lebih perhatian terhadap pesantren dan juga upaya peningkatan pendidikan agama di berbagai institusi pendidikan. Saat ini, menurutnya, sudah menggejala kehidupan masyarakat yang semakin sekuler, semakin materialis, juga semakin individualis.

“Solusi kondisi tersebut adalah dengan menjadi masyarakat yang agamis. Agamis adalah identitas bangsa Indonesia sebagaimana amanah Sila Pertama Pancasila,” katanya.

Dalam kesempatan lomba tersebut, peserta juga mendapat kunjungan spesial dari dua tokoh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Magelang, yakni KH Masyhur dan KH Syamsul. “Kami terus terang merasakan bahagia ada para pemuda yang semangat belajar Kitab Kuning. Kami juga mengapresiasi PKS mau menyelenggarakan lomba baca Kitab kuning,” kata KH Masyhur.

Adapun, yang menjadi juri dalam lomba edisi kedua ini adalah KH Bimo Pondok Hadil Iman Solo, KH Chakim Pondok Sabilul Khoirot, KH Ahmad Kasban dari Pondok Ihsanul Fikri Magelang, KH Muhtadi Kadi dari Pondok Nurul Ulum Demak dan KH Kamal Fauzi dari Pondok Pesantren Maahid Kudus.

 

[jateng.pks.id]

Leave a Reply