Pengurus DPD PKS Kota Semarang Kunjungi Saksi PKS yang Melahirkan Usai Coblosan

BPKK DPD PKS Kota Semarang mengunjungi Septia.

SEMARANG – Jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang mengunjungi Septia, saksi PKS yang melahirkan usai pemungutan suara pada Pemilihan Umum Serentak pada Rabu (17/4/2019) lalu. Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu (24/4/2019) di rumahnya di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Adapun pengurus yang mengunjungi tersebut adalah Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Rita Rhoy Kana dan Ketua Biro Kajian Perempuan Anak dan Keluarga Birrel Abwenie.

Rita menuturkan saat mengunjungi Septia mengatakan dalam kesempatan itu kondisi bayi dan ibunya dalam keadaan sehat usai proses persalinan yang dilakukan pada Kamis (18/4/2019) atau sehari setelah Pemilu.

“Saksi semangat mengikuti perihitungan suara, sampai selesai. Jam 03.30 (Kamis (18/4/2019) dini hari baru selesai, sorenya terasa akan melahirkan. Alhamdulillah jam 19.45 lahir denga selamat ibu dan bayinya, sampai hari ini ibu Septia sehat,”kata Rita kepada Humas PKS Kota Semarang.

Untuk diketahui, Septia adalah salah satu saksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang yang diterjunkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada Rabu (17/4/2019) lalu.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Ranting (Dpra) Kelurahan Ngijo, Junari, saat dihubungi Humas PKS Kota Semarang pada Jumat (19/4/2019) menuturkan Tia ditugaskan oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Gunungpati di Tempat Pemungutan Suara 07 di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati.

Bertugas sejak hari H Pemilu pada Rabu pagi, Tia mulai mendata tugas saksi untuk keperluan pendataan Pemilu.

Sebagai kader yang taat, Tia yang dalam keadaan hamil tua itu patuh menjalankan perintah partai. “Mbak Tia jadi saksi PKS sampai Kamis (18/4/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. Selanjutnya dia merasa tidak enak badan,”kata Junari.

Lebih lanjut, Junari mengungkapkan setelah merasa tidak enak badan, Tia yang dalam keadaan hamil tua kemudian pulang setelah menyelesaikan urusan saksi Pemilu.

Junari menuturkan alasan mengapa Tia sampai lembur dalam tugas di Pemilu. Salah satunya karena banyak kesalahan teknis. “Ya, soalnya banyak kesalahan teknis plano tertukar sama dapil lain, formulir C1 gak ada,”ujar Junari.

Usai bertugas menjadi saksi, Junari menuturkan pada Kamis (18/4/2019) Tia melahirkan dengan selamat. “Dan tadi malam, Mbak Tia melahirkan dengan selamat, anaknya perempuan,”kata Junari.

Untuk diketahui, hingga Jumat (19/4/2019), para saksi dan petugas data PKS sedang mengawal suara dan merampungkan input data Pemilu 2019. Selanjutnya akan dilakukan penghitungan di tingkat PPK pada Jumat hingga Sabtu.

Secara nasional, berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei, PKS mendapatkan suara cukup signifikan dengan raihan rentang 9,6 persen hingga 10 persen suara. Ini sekaligus menjadikan suara PKS terbesar sepanjang keikutsertaan partai berlambang bulan sabit kembar tersebut dalam Pemilu.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengurus DPD PKS Kota Semarang Kunjungi Saksi PKS yang Melahirkan Usai Coblosan"