PKS Semarang Utara Bagikan Ratusan Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir

  • Whatsapp
Relawan PKS berada di dapur umum Semarang Utara

SEMARANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Semarang Utara turut membagikan sebanyak 350 nasi bungkus untuk warga terdampak banjir di Kawasan tersebut, Sabtu (6/2/2021).

Ketua Bidang Kesra DPC PKS Semarang Utara Ari Abbas dalam keterangannya mengatakan banjir setinggi lutut terjadi  hampir di seluruh Kecamatan Semarang Utara.

Muat Lebih

“Dan tak luput rumah para Kader DPC Semarang Utara hampir semuanya terdampak banjir. Untuk itu Tim Kesejahteraan DPC PKS Semarang Utara dan berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) setempat guna memberikan respon cepat  yaitu membagikan nasi sebanyak 350 bungkus  kepada warga yang terdampak banjir,”kata Ari Abbas.

Menurut Ari, pembagian nasi bungkus ini dikhususkan pada beberapa titik, diantaranya Petek, Mustokoweni, Abimanyu, Pencikan bedas, Perbalan Purwogondo, Barutikung, Kuningan, Purwosari dan Lawang Gajah.

“Proses distribusi bantuan berupa nasi bungkus di berikan kepada masing-masing DPRa, kemudian dibagikan, kemudian diberikan kepada warga setempat,”tandasnya.

Lebih lanjut, Ari Abbas mengatakan karena akses sangat susah untuk penyaluran distribusi, maka Bantuan yang masih dibutuhkan untuk saat ini adalah dapur umum. “Dapur umum tersebut dibutuhkan padapada  masing-masing Kelurahan,”pungkasnya.

Diberitakan, hujan begitu deras disertai angin sejak Sabtu (6/2/2021) dini hari membuat Kota Semarang dikepung banjir. Sejumlah titik dan jalan utaman terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai rendah hingga tinggi.

Banjir akibat hujan deras ini juga terjadi di Pantura Terboyo, kemudian sejumlah permukiman seperti di Tlogosari dan Jalan Merpati Pedurungan.

Sementara di wilayah Pantura di Kota Semarang terendam banjir hingga ke permukiman warga. Banjir merendam permukiman di Kelurahan Mangkang Wetan.

Banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Mangunharjo, Kecamatan Tugu dan Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan terjadi karena luapan Sungai Beringin. (Rahma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *