SEMARANG — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 H pada Ahad (5/4/2026) di Aula Oryza Sativa GSG Bulog. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah, memperkuat soliditas kader, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menguatkan Soliditas Kader”, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 800 peserta yang terdiri atas kader pelopor, jajaran pengurus DPD, serta para Ketua DPRa se-Kota Semarang. Kehadiran tokoh-tokoh penting turut memperkuat kegiatan ini, di antaranya Ust. KH Aunur Rofiq Shaleh Tamhid, Lc., selaku Wakil Ketua Majelis Syura DPTP PKS.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas PKS dalam membangun kekuatan kolektif organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Semarang, Ali Umar Dhani, menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah pasca-Ramadan. Ia mengingatkan bahwa Ramadan bukanlah akhir, melainkan titik awal peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Sebagai kader PKS, ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala harus terus kita jaga dan tingkatkan, meskipun Ramadan telah selesai. Kedekatan kita kepada Allah harus tetap terasa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain aspek spiritual, ia juga menyoroti pentingnya akhlak dalam kehidupan keluarga. Kader PKS diharapkan menjadi teladan dalam rumah tangga, menjaga kehormatan, serta berperan aktif dalam membangun keluarga yang kokoh.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesalehan sosial menjadi pilar penting dalam peran kader di tengah masyarakat. Kader PKS dituntut hadir sebagai pelayan masyarakat yang mampu membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.
“Kehadiran kita harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam lingkup tetangga maupun komunitas yang lebih luas,” tambahnya.
Tak kalah penting, profesionalitas juga menjadi penekanan utama. Kader PKS diharapkan mampu menjalankan setiap peran dengan penuh amanah, integritas, dan profesionalisme, baik sebagai pekerja, pemimpin, maupun pelayan publik.
Dalam konteks kebangsaan, Ali Umar Dhani mengingatkan adanya tantangan berupa tingginya religiusitas yang belum sepenuhnya diiringi dengan integritas sosial dan profesional.
“PR kita adalah menghadirkan kader PKS yang utuh—bukan hanya rajin ibadah, tetapi juga berakhlak, bermanfaat, dan profesional di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum Syawal sebagai titik awal perubahan yang lebih baik, dengan tiga langkah utama: memperbaiki diri, memperkuat barisan, dan memperluas manfaat bagi masyarakat Kota Semarang.
Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan semakin memperkokoh soliditas kader PKS Kota Semarang serta memperkuat peran sebagai pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat: “Bersama kita kuat, bersama kita melayani.”