Kunci Ketaatan Kepada Allah SWT

Tidak ada komentar 82 views
Ustad Muhammad Afif Lc, saat mengiisi kajian selapanan di DPRD Kota Semarang, Jumat (23/8/2019). (Foto: Dok Humas Fraksi PKS)

Oleh: Muhammad Afif, Lc*

Taat itu memang harus sepanjang hayat. Tidak pada saat kita mendapatkan nikmat saja, melainkan sepanjang hayat. Karena mati atau kematian itu adalah sebuah kepastian. Sesuai dengan firman Allah SWT:

كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al Ankabut : 57)

Di dalam ayat tersebut, kita diingatkan jangan sekali-kali menghadapi maut kecuali dalam keadaan taat. Tidak penting kapan kita akan mati, kecuali dalam keadaan taat. Tidak penting kapan kita mati, siapa yang mengurus jenazah kita. Namun yang terpenting adalah sejauh mana persiapan kita menghadapi kematian tersebut. Lalu bagaimana hidup kita agar selalu taat kepada Allah SWT sampai akhir hayat? Ada empat kuncinya.

1. Mempererat keimanan

Bagaimana agar hidup ini selalu taat sampai akhir hayat. Kuncinya pertama adalah mempererat keimanan. Iman kita kepada Allah SWT harus kuat sesuai dengan apa yang diinginkan Allah SWT, agar hidup kita dalam ketaatan kita harus mempererat dan memperkuat keimanan kita dengan memperbaiki kualitas ibadah kita kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS. An Nisa’: 59).

Salah satu maknanya adalah kita harus menaati Allah SWT, Rasul kita Nabi Muhammad SAW dan ulil amri atau pemimpin kita sepanjang pemimpin itu tidak mengajak kepada kemaksiatan.

2. Menyerahkan hidup untuk Allah SWT

Kunci kedua adalah menyerahkan hidup kita untuk Allah SWT. Semua aktivitas yang kita lakukan, semua kegiatan yang baik kita persembahkan untuk Allah SWT semata. Alah SWT berfirman:

قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya: Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS Al-A’nam 162)

Untuk beribadah kepada Allah SWT, semua aktivitas kegiatan yang baik, persembahan hanya untuk Allah SWT, kita beraktivitas itu muaranya adalah jalan menuju kematian itu harus kita persiapkan. Begitu juga dalam aktivitas duniawi, kita harus selalu  merasa diawasi oleh Allah SWT.

3. Mendisiplinkan diri.

Kunci yang ketiga adalah mendisiplinkan diri, baik yang berkaitan dengan hak untuk Allah SWT, dan juga hak sesama makhluk Allah SWT. Hidup ini penuh kedisiplinan, baik dalam hal waktu, pekerjaan, dan yang terpenting adalah disiplin untuk menjauhi amal yang dilarang. Sehingga dengan demikian kita akan selalu dibimbing oleh Allah SWT dalam segala urusan.

4. Merasa kurang ilmu dan amal.

Kunci terakhir adalah kita harus selalu merasa kurang ilmu dan amal, terus belajar. Sehingga dengan hal itu, kita tidak menjadi sombong dan angkuh. Perlu diketahui kita terlahir dalam keadaan lemah, sehingga kita tidak boleh sombong dengan kondisi tersebut. Seharusnya, kita tidak boleh merasa cuku menjadi baik, tetapi menjadi muslih dengan terus memperbaiki diri dan keluarga.

Mari kita terus kita agungkan Allah SWT. Allah SWT berfirman:

فَكَبِّرْ وَرَبَّكَ

Artinya: dan Tuhanmu agungkanlah! (QS Al-Muddassir Ayat 3)

Kita menjadi apapun posisi kita, kita harus selalu yakin, Allah SWT yang ahrus selalu kita tinggikan. Itulah mengapa sholat itu diawali dengan takbir, kita mengagungkan asma Allah. Begitu juga dengan doa

رٰجِعُوْنَ اِلَيْهِ وَاِنَّآلِلّٰهِ نَّا اِ

Yang artinya sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Sesungguhnya kita ini milik Allah SWT. Mari kita terus bersandar kepada Allah SWT. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Wallahu ‘alam bishowab.

* Anggota DPRD Kota Semarang Fraksi PKS, disampaikan saat pengajian rutin selapanan staf dan pimpinan Sekretariat DPRD Kota Semarang pada Jumat (23/8/2019) di Mushola DPRD Kota Semarang.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kunci Ketaatan Kepada Allah SWT"