SEMARANG — Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Sebanyak sepuluh relawan resmi diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Banjarnegara pada Kamis malam.
Langkah cepat ini mencerminkan komitmen kepedulian PKS Kota Semarang dalam merespons bencana. Tanpa menunda waktu, struktur relawan langsung digerakkan untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu di lokasi terdampak.
Ketua DPD PKS Kota Semarang, Ali Umar Dhani, melepas langsung keberangkatan para relawan tersebut di kantor DPD PKS Kota Semarang, Sabtu (22/11/2025). Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan merupakan wujud nyata kepedulian PKS dalam melayani masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Semoga para relawan dapat membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Banjarnegara terkait dengan longsor yang terjadi di sana. Kami berharap kehadiran mereka dapat mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Ali.
“Respons cepat adalah komitmen kami. Saat warga membutuhkan, kami berusaha hadir lebih dulu,” tuturnya.
Tim relawan ini dipimpin oleh Tubagus Achmad Munawir selaku Ketua Tim Penerjunan Relawan. Ia memastikan rombongan langsung bergerak ke titik bencana setelah tiba di Banjarnegara dan berkoordinasi dengan tim penanganan di lokasi.
“Mohon doa dan dukungannya, semoga perjalanan kami lancar, kegiatan di lokasi dimudahkan, dan seluruh relawan dapat kembali ke Semarang dengan baik,” ujar Munawir.
Relawan yang diberangkatkan Tubagus Achmad Munawir, Martin Maes, Ridwan, M. Ayub, Dwi Antono, Priyo Agus Cahyono, Mushlich, Agus Riyanto, Shokheh Arifuddin, dan Irwan.
Keberangkatan relawan ini mempertegas posisi PKS Kota Semarang sebagai elemen masyarakat yang konsisten mengedepankan pelayanan publik, terutama dalam situasi darurat. Kehadiran para relawan di lapangan diharapkan mampu memperkuat upaya penanganan bencana serta meringankan beban warga terdampak.
PKS Kota Semarang berharap sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi di Banjarnegara.











