Semarang – Warga di kelurahan Ngemplak Simongan menukarkan minyak jelantah 600 ml dengan 5 butir telur pada peluncurkan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kelurahan Ngemplak Simongan di Balai RT 09 RW 01, Simongan, Semarang Barat pada Rabu (3/11).
Banyak warga yang tertarik dan berbondong-bondong datang dengan membawa beberapa botol minyak jelantah yang ingin ditukarkan dengan paket telur. Kegiatan ini merupakan sebagai program dari Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga (SPKK) PKS Semarang Barat, untuk memperkenalkan salah satu program dari RKI yaitu tentang Ketahanan Keluarga, dengan cara memanfaatkan limbah minyak yang dianggap sudah tidak terpakai, tetapi ternyata masih dapat ditukar kembali
“Dapat dituker kembali dengan satu paket telur yang bisa dijadikan untuk lauk keluarga. Sehingga bisa menghemat pengeluaran keluarga,” ujar Ketua SPKK Kecamatan Semarang Barat, Endang.
Sebagai gantinya, RKI Simongan pun mendapatkan banyak minyak jelantah yang juga bisa dimaanfaatkan. Bank Sampah Resik Becik (BSRB) milik Ika Yudha bisa membeli minyak jelantah dengan ukuran 1,5 liter seharga Rp 6000.
“Alhamdulillah di Semarang Barat ada BSRB ( Bank Sampah Resik Becik ) milik Bu Ika Yudha yang bisa membeli minyak jelantah dengan ukuran 1,5 liter seharga Rp 6000,sehingga hasil penukaran minyak jelantah bisa digunakan untuk kegiatan RKI di tempat lain,” tambahnya.











