SEMARANG – Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera Kecamatan Mijen, Kota Semarang menggelar wisata religi (ziarah) dan napak tilas perjuangan ulama pada hari Sabtu (22/11/2025). Ada 2 tujuan tempat ziarah yaitu di makam KH. Sholeh Darat dan Kyai Ageng Pandanaran.
“Kegiatan ziarah ini diikuti oleh pengurus DPC dan DPRA PKS se-kecamatan Mijen. Dilaksanakan dalam rangka Hari Pahlawan 2025. Kegiatan ini tentu bertujuan agar kita anggota PKS terus senantiasa mengingat kematian (dzikrul maut) untuk menambah keimanan dan mengambil inspirasi keteladanan dari perjuangan panjang para ulama yang luar biasa dalam menyebarkan agama Islam dan melawan penjajahan”, kata Luhur
Rute ziarah diawali dulu dari makam KH. Sholeh Darat. Ulama kharismatik dan memiliki andil yang besar dalam penyebaran Islam di wilayah Jawa tepatnya dibagian pantai utara pulau jawa, di Semarang dan sekitarnya. KH. Sholeh Darat lahir pada tahun 1820 di Jepara, beliau sejak kecil sudah mengembara, mencari ilmu dan belajar dari ulama satu ke ulama lain.
Peran Syekh Sholeh Darat dalam kemerdekaan Indonesia lebih bersifat perjuangan intelektual, spiritual, dan pendidikan, bukan perlawanan fisik bersenjata. Kontribusinya yang utama adalah dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan mencetak kader-kader pemimpin bangsa yang kelak menjadi tokoh kunci dalam pergerakan kemerdekaan seperti KH. Ahmad Dahlan (Muhammadiyah) & KH. Hasyim Asy’ari (NU).
Kiai Sholeh Darat menerjemahkan kitab-kitab agama ke dalam bahasa Jawa dengan aksara pegon, membuka akses ilmu agama yang lebih luas bagi masyarakat umum pada masa penjajahan. Ia berjuang melalui ilmu pengetahuan dan tulisan, bukan dengan senjata. Perjuangannya dianggap sebagai fondasi kebangkitan bangsa yang membangun kesadaran.
Setelah itu, lanjut ziarah ke makam Kyai Ageng Pandanaran. Ia juga dikenal dengan gelar Sunan Tembayat atau Sunan Bayat.
Keberadaan kota Semarang tak lepas dari sosok Ki Ageng Pandanaran. Ia merupakan pendiri dan bupati pertama Semarang serta seorang tokoh penyebar agama Islam yang gigih nan disegani.











