PKS Kota Semarang Tegaskan Komitmen Kawal APBD untuk Kesejahteraan Warga Semarang

Semarang — PKS kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan dan anggaran daerah agar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Semarang Fraksi PKS, Dini Inayati, ST, dalam kegiatan reses bersama tokoh masyarakat, relawan, dan anggota PKS pada Jumat (7/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dini menekankan bahwa keberadaan kader PKS di DPRD bukan sekadar menjalankan fungsi formal lembaga, tetapi juga memastikan aspirasi masyarakat terus diperjuangkan dalam setiap proses pengambilan kebijakan di Kota Semarang.

“PKS ingin memastikan bahwa kebijakan dan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Dini menjelaskan, pada fungsi legislasi, PKS mendorong lahirnya regulasi yang mendukung perlindungan masyarakat, penguatan pendidikan, kesehatan, serta ketahanan sosial keluarga dan generasi muda.

Sementara pada fungsi penganggaran, ia menyoroti pentingnya prioritas penggunaan APBD Kota Semarang Tahun Anggaran 2026 yang mencapai sekitar Rp5,86 triliun. Menurutnya, anggaran daerah harus lebih difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur lingkungan, penguatan ekonomi warga, penanganan stunting, serta program pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

“PKS berpandangan bahwa anggaran harus lebih banyak menyentuh kebutuhan nyata warga. Infrastruktur lingkungan, kesejahteraan masyarakat, penanganan stunting, dan penguatan karakter masyarakat harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sikap kritis PKS dalam pembahasan anggaran merupakan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Pada fungsi pengawasan, Dini menegaskan bahwa PKS mendorong pola kerja yang kolaboratif antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan program berjalan baik dan anggaran digunakan secara optimal bagi kepentingan warga Kota Semarang.

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan program pemerintah berjalan lebih baik dan anggaran benar-benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” katanya.

Kegiatan reses tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Selain menjadi ajang silaturahim, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memperkuat komunikasi antara PKS dan warga.

Melalui kegiatan ini, PKS menegaskan akan terus hadir bersama masyarakat, mendengar kebutuhan warga, serta mengawal kebijakan dan anggaran daerah agar semakin berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kota Semarang.