Bipeka PKS Kota Semarang Luncurkan Program Pendampingan Unit Usaha Keluarga

Semarang – Bidang Pemberdayaan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Semarang menggelar Workshop Literasi Keuangan Keluarga dan Launching PPEK (Pos Pemberdayaan Ekonomi Keluarga) pada Selasa (16/6/2026) di Aula DPTW PKS Jawa Tengah. Kegiatan ini menghadirkan Praktisi dan Akademisi, Dr. H. Kharis Raharjo, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CRP., serta diikuti kader PKS perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Semarang yang memiliki Unit Usaha Keluarga (UUK).

Ketua Bipeka DPD PKS Kota Semarang, Dini Inayati, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis kader melalui pembentukan kelompok-kelompok Unit Usaha Keluarga di tingkat kecamatan.

“Kami mengundang perwakilan kader dari seluruh kecamatan yang memiliki Unit Usaha Keluarga. Nantinya mereka akan dikelompokkan dalam kelompok pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai wadah untuk bertumbuh dan berkembang bersama,” ujar Dini.

Dalam tahap awal, Bipeka PKS Kota Semarang akan membentuk enam kelompok pemberdayaan ekonomi keluarga yang masing-masing beranggotakan sepuluh Unit Usaha Keluarga. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan usaha agar memiliki manajemen keuangan yang sehat dan mampu mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Menurut Dini, literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sebuah usaha keluarga. Karena itu, workshop ini tidak hanya berhenti pada pemberian materi, tetapi akan dilanjutkan dengan program pendampingan yang terstruktur.

“Kegiatan hari ini merupakan launching dan pemberian pemahaman dasar terlebih dahulu. Setelah ini akan ada tindak lanjut berupa pendampingan kepada setiap kelompok sehingga perkembangan usaha mereka dapat diukur secara jelas,” jelasnya.

Melalui program tersebut, Bipeka PKS Kota Semarang menargetkan setiap Unit Usaha Keluarga yang tergabung dalam kelompok pemberdayaan mampu menunjukkan pertumbuhan yang terukur dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, Bipeka berharap Unit Usaha Keluarga milik kader PKS Kota Semarang tidak hanya semakin tertata dari sisi manajemen keuangan, tetapi juga mampu berkembang menjadi usaha yang mandiri, produktif, dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan keluarga serta masyarakat sekitar.