Peringati Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi, PKS Kota Semarang Wariskan Nilai Dakwah Kepada Generasi Pemuda

  • Whatsapp

DPD PKS Kota Semarang membagikan beasiswa kepada 130 anak kader PKS Semarang yang terdiri atas pelajar SD, SMP, SMA, serta perguruan tinggi, Rabu (29/10) di kantor DPD PKS Kota Semarang bersamaan dengan kegiatan Pendidikan Politik dan Keteladanan Generasi Milenial. Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tiba secara berurutan yakni 28 Oktober dan 29 Oktober 2020.

“Sumpah Pemuda adalah tonggak yang luar biasa bagi berdirinya kemerdekaan Indonesia,” ujar ketua DPD PKS Kota Semarang, Harsono dalam sambutannya. Pada masa penjajahan, organisasi pemuda bersatu sebagai motor penggerak dalam perubahan.

Muat Lebih

Kini PKS termasuk yang sangat memberi perhatian kepada para pemuda. Menurut Harsono, pemuda memiliki semangat yang besar, tenaga yang besar bisa berpikir jernih, rasional, objektif, dan diajak untuk suatu yang besar, untuk kebaikan. PKS sebagai partai politik sangat peduli kepada pemuda.

Pemuda yang diharapkan ialah pemuda yang menjadi golongan istimewa, yang mencintai dan dicintai Allah, yang bersikap lemah lembut terhadap sesama, dan bersungguh-sungguh dalam berkontribusi menegakkan nilai-nilai kebenaran.

“Harapan kami, anak-anak bisa diajak supaya sukses sebagaimana orangtuanya.
Bahkan mendidik anak lebih baik daripada orangtua. Ada wadah Garuda Keadilan, Gema Keadilan, PKS muda, sebagai wadah berekspresi, sayap PKS untuk pemuda,” ujar Harsono.

Dari acara ini, Mutiah Awaliyah (mahasiswa) sebagai anak kader PKS yang turut hadir, merasa terbantu untuk pemahaman ke depannya nanti, yang menegaskan bahwa PKS adalah partai untuk berdakwah, bukan sekadar partai politik. Sebelumnya, ia hanya ikut-ikut orang tua.

“Ayo, teruskan perjuangan orang tua kita,” ujarnya seraya berpesan untuk anak-anak muda lain.

Begitupun dengan Raza Izzudin Qassam R (mahasiswa), anak kader yang sejak kecil sudah melihat ibunya aktif dalam berdakwah. Ia jadi termotivasi untuk semangat meneruskan perjuangan dakwah
“Pemuda harus terus semangat dalam berdakwah, sebagai generasi penerus,” ujarnya.

Dalam masa pandemi, kegiatan
Pendidikan Politik dan Keteladanan Generasi Milenial dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yakni mengecek suhu, membatasi jumlah peserta yang ada di dalam ruangan, dan saling menjaga jarak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *